Pages

Subscribe:

RSS feed

Tampilkan postingan dengan label Lintas Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lintas Agama. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 Agustus 2013

INJIL KANONIK, PERKATAAN YESUS CUMA 18%



Mengenai Injil Yohanes pasal 1 ayat 1 dan 14, dalam buku The Five Gospels yang diterbitkan oleh Harper San Fransisco, yang dikomentari oleh Robert W. Funk dan Roy W. Hoover, ternyata ayat-ayat tersebut tidak masuk dalam kategori ucapan Yesus yang diseminarkan.

Injil yang diakui di Indonesia ada empat yaitu Injil Matius, Markus, Lukas dan ohanes. Di Amerika sekitar tahun 1993, di kota Sanoma CaIifornia, disponsori oleh Westar Instituie, Injil itu diseminarkan
oleh sekitar 76 orang ahli dari berbagai kalangan, seperti guru besar dari berbagai Universitas terkenal didunia, para ahli ilmu theologi dari Katolik dan Protestan, ahli kitab suci, ahli bahasa Ibrani dll yang semuanya tidak ada orang Islam. Injil yang diseminarkan ada lima
yaitu Injil Matius Markus, Lukas, Yohanes dan Injil Thomas.
Ke lima
Injil yang bernama "The Five Gospels" diseminarkan dalam rangka
mengklasifikasikan sabda Yesus. Makanya dalam cover The Fiue Gospels
tersebut tertulis What Did Jesus Really Say? The
Search For The
Authentic Words of Jesus. (Apa yang benar-benar Yesus ucapkan?
Mencari ucapan asli dari Yesus).


Dalam kitab The Five Gospels tersebut, semua ucapan atau sabda Yesus, dicetak berwarna. Ada empat warna yang disepa¬kati, yaitu merah (RED), merah muda (PINK), kelabu (GRAY) dan hitam bolt (BLACK). Ada tiga option (pilihan) yang disepakati untuk menentukan derajat kebenaran sabda / ucapan Yesus, yaitu :

Option 1
** Red : I would include this item unequivocally in the database
for determining who Jesus was.
** Pink : I would include this item with reservations (or
modifications) in the database.
** Gray : I would not include this item in the database, but I might
make use of some of the content in determining who Jesus was.
** Black : I would not include this item in the primary database.

Option 2
** Red : Jesus undoubtedly said this or something very like it.
** Pink : Jesus probably said something like this.
** Gray : Jesus did not say this, but they ideas contained in it
are close to his own.
** Black : Jesus did not say this, it represents the perspective or
content of a later or different tradtion.

Option 3
** Red : That`s Jesus !
** Pink : Sure sounds like Jesus. ** Gray : Well, maybe.
** Black : There`s been some mistake.

Dari hasil seminar, ternyata Injil Yoha¬nes pasal 1 ayat 1 & 14 tidak
masuk kategori yang dinilai atau yang diseminar-kan, sebab ayat-ayat
tersebut dianggap bukan sabda atau ucapan Yesus.
Ayat itu hanyalah ucapan Yohanes saja! Dan ayat tersebut tidak masuk dalam kategori
RED, PINK, GRAY & BLACK.
Hasil akhir dari penelitian dalam seminar yang dilakukan oleh 76 ahli dari berbagai kalangan, menyatakan sebagai berikut :

"Eighty-two percent of the words ascribed to Jesus in the gospels were not actually spoken by him, according to the Jesus Seminar."

"Delapan puluh dua persen kata-kata yang dianggap berasal dari Yesus di dalam Injil, tidaklah benar-benar diucapkan olehnya, menurut Seminar Yesus."

Pernyataan 76 (tujuh puluh enam) ahli dari berbagai kalangan dari seluruh dunia dalam Seminar tentang Yesus, sungguh mengejutkan dunia, khususnya dikalangan kaum Kristiani, sebab kalau 82% (delapan puluh dua persen) isi Injil bukan benar¬benar diucapkan Yesus, berarti hanya 18% (delapan belas persen) saja isi Injil yang dianggap ucapan Yesus. Ternyata Yoh 1:1 & 14 yang jadi acuan bahwa Yesus 100% Tuhan dan 100% manusia, menurut 76 ahli tersebut, bukan ucapan Yesus, tapi
hanya pendapat penulis Injil itu saja, yaitu Yohanes. Padahal para perseta Seminar Yesus tersebut, tidak ada satupun orang Islam, dan tidak satupun berasal dari lndonesia.

Lebih ironis lagi, dari semua Injil-Injil yang diseminarkan tersebut, Injil Yohanes termasuk yang hampir 100% dianggap bukan ucapan Yesus.

Hasilnya sungguh mengejutkan, dari 4 (empat) kategori, tidak ada satu ayatpun dalam seluruh Injil Yohanes yang dicetak hurup Red. Hurup Pink saja hanya ada 1 (satu), hurup Grey hanya ada 4 (empat) ayat saja, selebihnya Black. Perincian khusus Injil Yohanes sebagai berikut:

RED : (That is Jesus!), tidak satu ayat pun yang dicetak merah, berarti tidak ada satu ayatpun yang dianggap benar-benar ucapan Yesus.

PINK : (Sure sounds like Jesus), hanya ada satu ayat saja yaitu Yoh 4:43.

GRAY : (Well, maybe), hanya ada 4 (empat) ayat saja, yaitu pada Yoh 12 ayat 24, 25, 26 dan Yoh 13 ayat 20.

BLACK : (Jesus did not say this There's been some mistake!) selebihnya bukan ucapan Yesus!

Bayangkan saja, Injil Yohanes terdiri dari 21 pasal, 878 ayat dan 19099 kata. Kalau RED tidak ada, PINK hanya 1 ayat, GRAY 4 ayat, berarti sisanya BLACK (bukan ucapan Yesus) ada 873 ayat.

“Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai Tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al masih putera Maryam, padahal mereka Hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. At Taubah [9]: 31)

Rabu, 14 Agustus 2013

KABAR GEMBIRA DALAM ALKITAB UMAT KRISTEN ADALAH “ISLAM YANG DIBAWA NABI MUHAMMAD SAW”



Memang para debaters Kristen tidak dapat memungkiri kenyataan bahwa Kerajaan Allah belum datang pada saat Yesus masih hidup di dunia ini. Namun mereka yakin Kerjaan itu akan diresmikan dan diperintah oleh Yesus kelak bila ia turun dari surga. Nah apa, dan sepeti apa kerajaan Allah itu, sebaiklah saya bentangkan setiap informasi untuk disimak sebaik-baiknya.

Kabar gembira yang disampaikan nabi Yahya as (Yohanes)- Matius 3:2:

“Bertobatlah, sebab kerajaan surga sudah dekat!”

Kabar gembira yang disampaikan nabi Isa as (Yesus)- Matius 4:17:

“Bertobatlah, sebab kerajaan surga sudah dekat!”

Dalam Inji Matius, Yesus baru berdo’a agar Kerajaan Allah itu datang dan dibentuk di dunia ini.

“Bapa, dikuduskanlah namaMu; datanglah KerajaanMu...” (Lukas 11:2)

Penantian akan datangnya Kerajaan Allah ini tidak hanya merupakan do’a Yesus, tetapi sudah menjadi penanti bagi umat Kristen yang menanti kedatangan Yesus maupun Mesias yang ditunggu-tunggu  umat Yahudi sampai ribuan tahun, tanpa ada gambaran sedikit pun apakah Kerajaan Allah tersebut sudah datang saat ini atau belum.

Apa yang dimaksud dengan Kerajaan Allah itu? Kamus  Webster mendefinisikan Kerajaan Allah (Kingdom of God) sebagai :                                                        

“Kerajaan Spiritual yang diperintahkan oleh Tuhan... Pemerintahan Tuhan dalam struktur dan fungsi, Pemerintahan yang murni yang diatur oleh Tuhan”

Dari defenisi di atas jelas nampak bahwa Kerajaan Allah (Kerajaan Surga), berarti kerajaan spritual yang diatur dengan perintah Allah yang meliputi seluruh umat manusia, atau kerajaan nyata dimana manusia diatur dengan hukum-hukum atau syariat Allah. Berita gembira tentang akan datangnya Islam yang sempurna yang dibawah oleh Nabi Muhammad Saw, merupakan pesan yang dia sebarkan ke seluruh Israil.

“Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil (Kabar Gembira) Kerajaan Allah.” (Matius 4:23)

“juga di kota-kota lain aku harus memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus “ (Lukas 4:43)

Di kerajaan tersebut, Allah akan menjadi Penguasa tunggalnya. Manusia hanya sekedar menjadi khalifah pengemban amanah Allah di muka bumi.

“Namun Engkau, ya Allah adalah Rajaku dari zaman purbakala yang melakukan penyelamatan di atas bumi” (Mazmur 74:12)

“bermazmurlah bagi Allah, bermazmurlah, bermazmurlah bagi Raja Kita, bermazmurlah! Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan nyanyian pengajaran! Allah memerintahkan sebagai Raja atas bangsa-bangsa..” (Mazmur 47:7-9).

Selanjutnya dalam Kerajaan tersebut Allah akan menjadi hakim atau memberikan hukum (syariat) untuk mengatur dan menghakimi manusia.

“sebab Tuhan (Allah) ialah Hakim kita, Tuhan (Allah) ialah yang memberikan hukum bagi kita; Tuhan (Allah) ialah Raja kita, dia akan menyelamatkan kita”. (Yesaya 33:22)

Kerajaan Allah dan hukum-hukumnya yang sempurna ini tidak akan ditangani nabi Yahudi. Tongkat Kerajaan akan diberikan kepada nabi dari bangsa lain yang berhak dimana bangsa-bangsa akan takluk dimasa pemerintahannya.

Tongkat Kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda (orang Yahudi) atau pun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak  atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.” (Kejadian : 49:10)

Pemerintah Kerajaan Allah yang akan diberikan oleh bangsa lain yang bukan Israil, juga ditegaskan oleh Yesus dalam Injil Matius.

“Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu (hai bani Israil), dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.” (Matius 21:43)

Sejak ribuan tahun lalu nabi Yesaya telah meramalkan akan datangnya Kerajaan Allah yakni Islam yang sempurna sebagai Jalan yang lurus.

“Ada suara yang berseru-seru: ;Persipkanlah di PADANG GURUN jalan untuk Tuhan, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Allah kita!” (Yesaya 40:3)

Bandingkan dengan firman Allah dalam Al-Qur’an berikut :

“Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)Nya, niscaya Allah akan memasukan mereka ke dalam rahmat yang besar dariNya (surga) dan limpahan karuniaNya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus untuk sampai kepadaNya.” (An Nisa 4:175)

Kerajaan Allah (Islam yang sempurna) sebagai jalan yang lurus ini belum ada di zaman nabi Yahya as (Yohanes) maupun di zaman nabi Isa as (Yesus). Keduanya mengakui dan mengatakan bahwa Kerajaan Allah “sudah dekat” tetapi belum tiba (Matius 3:2; dan 4:17). Oleh karena itu, pernyataan penulis Injil Matius yang mengatakan bahwa Yesaya 40:3 ditujukan kepada Yesus, BERTENTANGAN dengan pernyataan Yesus sendiri.

Bagaimana mungkin Yohanes mempersiapkan Jalan untuk Yesus sementara Yesus sendiri juga mempersiapkan jalan untuk seorang yang akan datang sesudah dia? Hal ini sangat TIDAK LOGIS. Kenyataan ini didukung pula oleh pernyataan keduanya yang tidak mengakui sebagai nabi yang akan datang (that prophet) yang dijelaskan oleh kitab ulangan 18:18-22. Padahal nabi itu sangat dinanti-nantikan kedatangannya, sehingga siapa saja yang mengakui dirinya sebagai nabi, akan ditanya oleh para imam dan tokoh Yahudi, apakah dia adalah nabi “itu” (that prophet) yang dinubuatkan dalam kitab ulangan 18:18-22?.

“Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dan Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya dan menanyakan siapa dia:’siapakah engkau?’ ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: ‘Aku bukan Mesias”. Lalu mereka bertanya kepadanya: ‘Kalau begitu siapakah engkau? Elia? Dan ia menjawab: ‘Bukan’. Engkaukah Nabi yang akan datang (Ulangan 18:18-22)? Dan ia menjawab ‘Bukan.” (Yohanes 1:19-21)

Bagaimana Yesus mengaku sebagai seorang Nabi dan pertanyaan yang sama ditanyakan kepadanya?

“Didalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus, lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepadanya: ‘Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?’ Yesus menjawab kepada mereka: ‘Pergilah dan katakan kepada Yohanes apa yang kamu dengan dan kamu lihat: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.” (Matius 11:2-4)

Coba kita perhatikan pada ayat diatas, apakah Yesus menjawab hal tersebut? Tidak. Anehnya bukan jawaban Yesus yang dimasukan dari hasil pertanyaan murid-muridnya ya atau tidak malah yang dimuat sipenulis Injil adalah sebuah pernyataan dan tidak menjawab apa yang ditanyakan.

Apakah Yesus menjawab seperti yang termuat di Injil Matius ataukah menjawab ya atau tidak, kita tidak mengetahui dengan pasti. Namun kalau jawaban Yesus adalah tidak, dan itu ditulis oleh penulis Injil Matius, maka jawaban tersebut merupakan PUKULAN TELAK untuk umat Kristen, karena dengan demikian mereka harus mengakui bahwa masih ada Nabi lain yang akan datang sesudah Nabi Isa as (Yesus). Walaupun dalam hal ini tidak dicantumkan jawaban tersebut atau tidak menjelaskan akan datangnya Nabi sesudah Yesus, namun gambaran akan datangnya Nabi sesudah Yesus Jelas tergambar pada pernyataan Yesus di Injil Yohanes.

“Masih banyak hal-hal yang harus ku katakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila ia datang, yaitu Roh Kebenaran, ia akan memimpin kamu kedalam seluruh kebenaran;sebab ia tidak akan berkata-kata dari dirinya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengarnya itulah yang dikatakannya dan ia akan memberitakanmu tentang hal-hal yang akan datang” (Yohanes 16:12-13)

Sampai dengan Nabi atau Rasul yang ke XXIV, tidak seorang pun yang mengaku bahwa dialah Nabi yang akan datang tersebut.

Bagaimana dengan Yohanes 16:12-13 di atas, siapakah yang dimaksud dari ayat tersebut? Apakah itu Yesus sendiri, Yohanes, Markus, Lukas ataukah Paulus sang Pendusta? Tidak ada satupun yang masuk pada kristeria Nubuat ini kecuali Nabi Muhammad saw. Dialah (Muhammad) yang tidak berkata-kata dari dirinya sendiri dan dialah yang memberitakan tentang hal-hal yang akan datang.

Bagaimana penantian ini setelah datangnya Nabi Muhammad saw? Ketika semua nabi-nabi  mengakui bahwa ajaran mereka masih belum sempurna, maka Allah swt. memproklamirkan datangnya Kerajaan Allah, yakni agama yang sempurna Dinul Islam.

“Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku cukupkan nikmatKu, dan telah Ku ridhoi Islam itu jadi agama bagimu” (Al Maidah 5:3).



Wassalam...

Semoga bermanfaat

Sumber : Dr. H. Sanihu Munir, SKM, MPH dan beberapa sumber lainnya.

Senin, 10 Juni 2013

AL KITAB/BIBEL BUKAN TULISAN MUSA “10 DALIL PENENTU KEASLIAN”

Alkitab/Bibel diragukan sebagai Wahyu Allah..?


Ya, pertanyaan di atas akan dijawab dengan tuntas yang disertakan dalil pendukung baik dari hasil yang telah diteliti oleh beberapa ilmuan yang berkolaborasi dengan ayat Alkitab/.Bibel



Seorang Yahudi "Baruch Spinoza" menulis dalam tesisnya dgn judul " Kritik Bibel" yang hasil tulisannya sangat mengejuntukan umat manusia khususnya masyarakat umat Kristen yang selama ini tidak mengetahui perihal kesalahn tersebut dengan menemukan banyak kejanggalan terhadap Pantateukh (lima kitab taurat).



Spinoza membongkar kebohongan si penulis taurat dengan mengatakan, tak ada satupun manusia yang bisa menulis tentang proses kematiaannya, dimana makamnya, usia berapa ia mati (Ulangan 34), karena itu kitab taurat yang ada dimata kita sekarang ini bukanlah kitab yang ditulis oleh Musa. Kalau memang demikian adanya, maka sudah dapat dipastikan ada orang lain dengan sengaja merubah isi kandungan dari Kitab tersebut.



10 DALIL PENENTU KEASLIAN KITAB SUCI BIBEL/AL KITAB


Menanggapi sisi buram al-Kitab memang bukanlah persoalan yang baru. Cerita lama yang sudah menjadi cerita bersambung terus menerus karena kecacatan yang gampang terlihat walau di mata orang awam sekalipun. Akan tetapi cerita ini akan sangat menarik diungkapkan ketika ada ayat-ayat yang memakai kalimat yang tidak sedap, baik dari segi etika maupun moral. Pengungkapan ini bukanlah dilakukan oleh kalangan Islam, tetapi dikalangan kristen sendiri.



Bukan rahasia lagi kalau gereja atau kastil di dalam pengkhotbaan para pemuka agama hanya selalu menyampaikan ayat yang dianggap memberikan kesejukan hati semata tanpa berani untuk mengungkapkan seluruh isi dari Alkitab. Lihat saja bagaimana mereka sangat melarang dombanya untuk tidak sering membaca Kidung Agung sebab Kidung Agung sangat sensitif untuk seorang domba akan berfikir arti dari sebuah KITAB SUCI. Para gembala ini selalu membuat larangan dan diikuti ancaman  bahwa Tuhan akan marah, Katanya sich..!, maka menjadi wajar lah jika penganut Injil/al-Kitab itu sangat tidak paham dgn isi keseluruhan pesan-pesan Tuhan yang termuat dalam Alkitab.


Kata Al-Kitab diambil dari bahasa arab, yaitu kata "kitab" dgn kata sandang "al". sedangkan Bibel diambil dari bahasa Inggris "Bible" yang menerjemahkan kata Yunani "Biblos" yang artinya 'kumpulan kitab-kitab'.


Namun dilihat dari arti dari kata di atas sebagai sebuah kitab suci ternyata al-Kitab atau Bibel telah kehilangan keasliannya dengan adanya berbagai perombakan dan revisi secara berkala. Ternyta tuduhan ini bukanlah isapan jempol semata akan tetatapi sebuah tuduhan yang berdasarkan data dan bukti yang sangat jelas, akurat dan terpercaya. Seperti apa saja bukti tersebut? Silahkan kita beralih pada beberapa poin di bawah ini.



1. Keberadaan Naskah Asli Al Kitab

Menurut Pakar Bibliologi Katolik, Inspirasi Kanon Kitab Suci “Stefan Leks“ bahwa tidak akan pernah anda menemukan Injil asli di muka bumi ini, karna sesungguhnya kitab tersebut tidak ada.


Setelah lama menelusuri asal usul kitab yang asli, para teolog menemui berbagai kebuntuan dalam mencari petunujuk siapa sebenarnya penulis asli al-Kitab. Karena naskah asli injil/al-Kitab itu sudah musnah. Sementara al-Kitab yang ada sekarang  ini adalah salinan- salinan naskah kuno yang tak diketahui asal usulnya, siapa penulisnya, tanggal berapa penulisannya. Semua datanya sangatlah buram sekali.


Pada tahun 200 SM Injil PL/kitab Musa (kitab Yahudi yang disakralkan oleh kristen) diterjemahkan ke dalam bahasa Yunani, pertama kali terbit di Mesir dengan nama SEPTUAGINTA, karena disusun oleh 70 ahli bahasa yang mengarangnya. Septuaginta juga sering diberi kode angka Romawi berupa LXX.



2. Proses Penerjemahan 

Naskah terkuno yang disalin para teolog adalah terjemahan SEPTUAGINTA yang banyak mengalami kerusakan saat diterjemahkan ke dalam bahasa lain, karena naskah kuno tersebut tidak lagi memakai bahasa aslinya yaitu bahasa Aram. Dan naskah--naskah tersebut banyak yang robek dan hilang kalimat-kalimatnya.



Kitab Musa ini terdiri dari Kejadian, Keluaran, Imamat (orang-orang Lewi), ulangan ,dan bilangan:


*Kitab kejadian menceritakan sejarah dunia, sejak mulai diciptakan langit dan bumi hingga menetapkan Yakub atau Israel di tanah Mesir. Semuanya menceritakan kejadian2 manusia dan nabi2. Dalam kitab kejadian inilah penghinaan, pencelaan, fitnah tanpa limit terhadap nabi2 Allah.



*Kitab Keluaran menuturkan sejarah Bani Israel di Mesir, keluarnya bani Israel dari mesir dan hulum agama Yahudi.



*Kitab ulangan menuturkan sebahagian hukum yahudi tentang peperangan, politik, ekonomi, sosial dan ibadah.



*Kitab Imamat yang sebahagian besar membahas masalah ibadah, terutama yang berkaitan dgn korban, urusan mesbah



* Kitab bilangan membahas sensus kabilah2 Bani Israel, tentara, harta mereka.



* Kitab nyanyian/syair/kidung.

Terdiri dari kitab Ayub, mazmur Daud, Amsal Salomo, Pengkotbah dan Kidung Agung.

INILAH BEBERAPA NUBUAT ALKITAB YANG GAGAL


Orang Kristen mengatakan bahwa Alkitab mereka sanggup menubuatkan mengenai peristiwa-peristiwa yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Pernyataan inilah yang mereka gunakan untuk menyatakan kehebatan Alkitab.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai nubuatan-nubuatan yang gagal di Alkitab, yang mana ini membuktikan bahwa Alkitab adalah KARANGAN MANUSIA belaka, yang dapat gagal di dalam meramalkan sesuatu.

Memang beberapa nubuatan terkesan tepat, tetapi ini dikarenakan bahwa kitab tersebut ditulis setelah kejadian tersebut berlangsung, seperti pada saat sekarang ini jika saya mengatakan bahwa saya telah menubuatkan peristiwa WTC.
Contoh yang paling jelas adalah Kitab Daniel, yang mana menurut tradisi ditulis pada abad VI SM, tetapi survey membuktikan bahwa Kitab Daniel baru ditulis pada abad II SM.
Orang Kristen selalu menyatakan bahwa nubuatan-nubuatan di Alkitab tidak pernah gagal, namun pada kenyataannya kita akan mempelajari di bawah ini bahwa banyak nubuatan-nubuatan di Alkitab telah gagal atau tidak terpenuhi.
Berikut daftar nubuatan-nubuatan yang Gagal di Alkitab dimasing2 kitab :

1. Tuhan berjanji bahwa Israel tidak akan pernah kehilangan tanah mereka dan tidak akan pernah ditindas.

10 Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu,
11 sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada semua musuhmu. Juga diberitahukan TUHAN kepadamu: TUHAN akan memberikan keturunan kepadamu. (2 Samuel 7:10-11)

9 Aku akan menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan akan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditekan oleh orang-orang lalim seperti dahulu,
10 sejak Aku mengangkat hakim-hakim atas umat-Ku Israel. Aku akan menundukkan segala musuhmu. Juga Aku beritahukan kepadamu: TUHAN akan membangun suatu keturunan bagimu. (1 Tawarikh 17:9-10)
Akan tetapi janji Tuhannya kristen tersebut meleset alias tidak diwujudkan. Berabad-abad Israel terlunta-lunta dan hancur berserakan dengan tidak mempunyai tanah / negara. Berjuta-juta orang Israel dibantai oleh Hitler. Nubuatan yang jelas-jelas telah gagal.

2. Tuhan berjanji bahwa tahta Daud akan kokoh untuk selamanya.

“Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya.” (2 Samuel 7:16)

“Dan Aku akan menegakkan dia dalam rumah-Ku dan dalam kerajaan-Ku untuk selama-lamanya dan takhtanya akan kokoh untuk selama-lamanya.” (1 Tawarikh 17:14)

“Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan dialah yang akan menjadi anak-Ku dan Aku akan menjadi Bapanya; Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya atas Israel sampai selama-lamanya.” (1 Tawarikh 22:10)

Tapi kenyataannya garis keturunan Daud berakhir pada Zedekiah. 450 tahun kemudian.

3. Orang yang tak bersunat tidak akan pernah memasuki Yerusalem.

Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatanmu seperti pakaian, hai Sion! Kenakanlah pakaian kehormatanmu, hai Yerusalem, kota yang kudus! Sebab tidak seorangpun yang tak bersunat atau yang najis akan masuk lagi ke dalammu. (Yesaya 52:1)

Banyak lho yang tak sunat masuk Yerusalem.

4. Menurut Yosua 17:17-18, Efraim and Manasye akan menghalau orang Kanaan.

17 Lalu berkatalah Yosua kepada keturunan Yusuf, kepada suku Efraim dan suku Manasye: “Engkau ini bangsa yang banyak jumlahnya dan mempunyai kekuatan yang besar; tidak hanya satu bagian undian ditentukan bagimu,
18 tetapi pegunungan itu akan ditentukan bagimu juga, dan karena tanah itu hutan, haruslah kamu membukanya; kamu akan memilikinya sampai kepada ujung-ujungnya, sebab kamu akan menghalau orang Kanaan itu, sekalipun mereka mempunyai kereta besi dan sekalipun mereka kuat.” [Yosua 17:17-18].

Tetapi menurut Hakim-hakim 1:27-29, mereka tidak menghalau orang-orang Kanaan,

27 Suku Manasye tidak menghalau penduduk Bet-Sean dan penduduk segala anak kotanya, penduduk Taanakh dengan segala anak kotanya, penduduk Dor dengan segala anak kotanya, penduduk Yibleam dengan segala anak kotanya, dan penduduk Megido dengan segala anak kotanya, sebab orang Kanaan itu berkeras untuk tetap diam di negeri itu.
28 Setelah orang Israel menjadi kuat, mereka membuat orang Kanaan itu menjadi orang rodi dan tidak menghalau mereka sama sekali.
29 Suku Efraimpun tidak menghalau orang Kanaan yang diam di Gezer, sehingga orang Kanaan itu tetap diam di tengah-tengah mereka di Gezer. [Hakim 1:27-29].

Satu lagi nubuatan Alkitab yang jelas-jelas gagal.

5. Yeremia 34:5 menubuatkan bahwa Zedekiah akan mati dengan damai.

Engkau akan mati dengan damai. Dan sebagaimana dinyalakan api untuk menghormati bapa-bapa leluhurmu, raja-raja dahulu, yang hidup sebelum engkau, demikianlah orang akan menyalakan api untuk menghormati engkau, dan akan meratapi engkau dengan berkata: Aduhai, tuan! Sungguh, Akulah yang mengucapkan firman ini, demikianlah firman TUHAN.” [Yeremia 34:5].

Tapi menurut 2 Raja 25:7 dan Yeremia 52:10-11, hal itu tidak terbukti. Zedekiah melihat anaknya terbunuh, dan dia menjadi buta dan terbunuh di tahanan.

6. Amos 7:17 menubuatkan bahwa anak Amazia akan terbunuh dengan pedang.

Sebab itu beginilah firman TUHAN: Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang; tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur, engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan.” [Amos 7:17].

Tetapi menurut 2 Tawarikh 26:1,21, anak Amazia mati karena penyakit kusta.

1 Segenap bangsa Yehuda mengambil Uzia, yang masih berumur enam belas tahun dan menobatkan dia menjadi raja menggantikan ayahnya, Amazia.
21 Raja Uzia sakit kusta sampai kepada hari matinya, dan sebagai orang yang sakit kusta ia tinggal dalam sebuah rumah pengasingan, karena ia dikucilkan dari rumah TUHAN. Dan Yotam, anaknya, mengepalai istana raja dan menjalankan pemerintahan atas rakyat negeri itu. [2 Taw 26:1,21].

7. Menurut Lukas 23:43, pencuri akan bersama dengan Yesus di surga pada hari itu juga.

Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.” [Lukas 23:43].

Tetapi tubuh yesus terkubur pada hari itu dan menurut Kisah rasul 2:27,31, jiwa Yesus pergi ke neraka tidak pergi kesorga.

8. Menurut Yosua 8:28, kota Ai dihancurkan untuk selamanya.

Yosua membakar Ai dan membuatnya menjadi timbunan puing untuk selama-lamanya, menjadi tempat yang tandus sampai sekarang. [Yosua 8:28].

Tapi kenyataannya kota Ai tetap berpenduduk.

1 Inilah orang-orang propinsi Yehuda yang berangkat pulang dari pembuangan, yakni para tawanan, yang dahulu diangkut ke Babel oleh Nebukadnezar, raja Babel, dan yang kembali ke Yerusalem dan ke Yehuda, masing-masing ke kotanya.
28 orang-orang Betel dan Ai: dua ratus dua puluh tiga orang; [Ezra 2:1,28].

9. Menurut Keluaran 3:8, Israel akan menmpati negara yang besar dan banyak susu dan madu.

Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus. [Keluaran 3:8].

Dan menurut 2Samuel 7:10, mereka tidak akan diganggu lagi,

Aku menentukan tempat bagi umat-Ku Israel dan menanamkannya, sehingga ia dapat diam di tempatnya sendiri dengan tidak lagi dikejutkan dan tidak pula ditindas oleh orang-orang lalim seperti dahulu, [2Samuel 7:10].

Tetapi kenyataannya, Israel tidaklah menempati negeri yang luas, luas Israel dari dulu tidak lebih besar dari DKI Jakarta. Dan yang meleset lagi, Israel tidak henti-hentinya dihancur leburkan oleh kekuatan-kekuatan asing.

10. Menurut Yesaya 14:23, Babel/Babylon akan menjadi rawa-rawa dan akan hancur dan punah.

“Aku akan membuat Babel menjadi milik landak dan menjadi air rawa-rawa, dan kota itu akan Kusapu bersih dan Kupunahkan,” demikianlah firman TUHAN semesta alam. [Yesaya 14:23].

Tetapi kenyataannya adalah Babel / Irak sampai sekarang merupakan negara gurun dan tidak berawa-rawa. Nubuatan bahwa Babel akan punah juga meleset. Sampai sekarang masih eksis di bagian Irak. Bahkan pada jaman Pauluspun Babel masih eksis,

Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku. [1 petrus 5:13].

11. Menurut Yesaya 29:17, Lebanon akan menjadi negara dengan banyak kebun buah-buahan sehingga dianggap hutan.

Bukankah hanya sedikit waktu lagi, Libanon akan berubah menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan? [Yesaya 29:17].

Tetapi kenyataannya nubuatan itu meleset. Lebanon bukanlah negara dengan banyak kebun buah yang menyerupai hutan. Tapi lebanon penuh denan gurun pasir.

12. Menurut Zef 3:13 sisa orang Israel akan tidak akan membuat kelaliman dan tidak akan berbicara bohong.

yakni sisa Israel itu. Mereka tidak akan melakukan kelaliman atau berbicara bohong; dalam mulut mereka tidak akan terdapat lidah penipu; ya, mereka akan seperti domba yang makan rumput dan berbaring dengan tidak ada yang mengganggunya.” [Zefanya 3:13].

Tapi kenyataanya, Israel itu biang bohong dan biang kelaliman.

13. Paulus menubuatkan bahwa semua lutut akan tertekuk dan semua lidah akan mengakui bahwa Yesus itu adalah Tuhan.

10 Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi.
11 dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa! [Filipi 2:10-11]

Saya akan buktikan kesalahan nubuat Paulus dalam Alkitab dalam ayat Filipi 2:10-11 diatas. Perlu dicamkan sejenak bahwa kitab (surat) Filipi ini dikarang oleh Paulus pada tahun 62/63 Masehi. Sekarang Kita fokuskan ayat Alkitab diatas itu, perhatikan juga pada kata-kata yang saya huruf besarkan.

DALAM NAMA YESUS SEMUA LUTUT AKAN BERTEKUK LUTUT DAN SEMUA LIDAH AKAN MENGAKU BAHWA YESUS ADALAH TUHAN (Filipi 2 : 10-11).”

Kita lihat sedari awal tulisan ayat itu: ‘SEMUA LUTUT AKAN BERTEKUK LUTUT…’, saya tanya: SEMUA lutut bertekuk lutut darimana? Dari Hongkong? J Yang jelas sekarang dengkul saya lagi selonjoran. Saya menajiskan lutut saya untuk bertekuk lutut sama Tuhan palsu apalagi sama setan tembok macam Yesus.
Lalu: ‘…DAN SEMUA LIDAH AKAN MENGAKU BAHWA YESUS ADALAH TUHAN’, tak usahlah mengambil kesimpulan sesesat dan sejauh itu. Tidak semua tidak orang ngaku Yesus Tuhan. Nubuat Paulus dalam Filipi 2:10-11 diatas jelas TELAH TUMBANG karena lutut saya tidak bertekuk lutut dan lidah saya tidak pernah mengakui bahwa Yesus itu adalah Tuhan.

Baca Selengkapnya Di: http://muslims-says.blogspot.com/2012/0 ... z2IcCxoTxA